jamu kunyit asam tradisional untuk melangsingkan tubuh secara herbal dan alami
mengenal apa itu jamu kunyit asam
jamu kunyit asam adalah jamu tradisional warisan asli nenek moyang tanah jawa yang terbuat dari bahan dasar kunyit dan asam yang terkenal sangat banyak memiliki berbagai fungsi kebaikan bagi tubuh kita terutama bagi kecantikan wanita
Cara membuat jamu kunyit asam
Bahan :
1/2 Kg Kunyit
1/4 Gula jawa
1/2 Kg asam jawa
2 Liter Air
Sepucuk Sendok teh garam
Cara Membuat :
- Bersihkan kunyit lalu diparut atau blender. Kemudian kunyit yang telah halus di saring dan diambil sari/airnya.
- Rebus air perasan kunyit dengan menambahkan asam, gula dan garam sampai campuran benar-benar mendidih (sambil di aduk-aduk).
- Bila telah mendidih, angkat dan dinginkan.
- Jamu kunyit asem siap untuk diminum, bisa juga ditambahkan es batu.
Manfaat jamu kunyit asam
Memiliki tubuh yang langsing merupakan idaman setiap wanita, kaum wanita berlomba-lomba melakukan segala hal demi mendapatkan tubuh yang langsing dan indah. Mulai dari program diet sampai meminum jamu tradisional yang dipercaya memiliki khasiat yang baik.Salah satunya ialah dengan meminum jamu kunyit asam yang dipercaya dapat menurunkan berat badan.
Untuk pecinta jamu, kunyit asam adalah salah satu jamu favorit. Campuran manis dan asam yang menyegarkan tanpa rasa pahit dan getir seperti jamu-jamu lain membuat kunyit asam disukai. Selain rasanya enak ternyata jamu kunyit asam membuat tubuh menjadi langsing.
Kandungan apa yang terdapat dalam jamu kunyit asam tersebut sehingga dipercaya dapat membuat tubuh menjadi langsing?
Sesuai dengan namanya jamu yang satu ini memiliki bahan utama berupa rimpang/akar kunyit dan buah asam. Biasanya juga dtambah dengan daun sirom (daun asam jawa) yang masih muda. Kandungan dari jamu kunyit asam itu sendiri ialah terdapat zat kurkumin yang sangat tinggi, selain itu juga mengandung vitamin C, minyat atsiri, protein, karbohidrat dan beberapa mineral seperti kalsium, fosfor dan zat besi.
Jamu kunyit asam atau kalau orang jawa bilang Kunir asem, Rasanya sangat segar dan juga dipercaya mampu menjaga badan agar tetap sehat dan mengurangi kegemukan jika diminum secara teratur. Kandungan kurkumin (warna kuning pada kunyit) efektif dalam mencegah dan memperbaiki luka lambung. Minyak asirinya berkhasiat sebagai antiinflamasi.
Sejak dulu ramuan kunyit asam diminum untuk memperlancar haid. Secara ilmiah mulai terungkap bahwa kunyit memiliki kemampuan mendorong hati supaya lebih menghasilkan empedu pemecah lemak, dan asam jawa mampu memacu denyut jantung agar peredaran darah menjadi lancar.
Jadi, kombinasi kunyit dengan asam jawa akan lebih mempermudah proses metabolisme tubuh (peredaran darah lancar, lemak terbuang, dan oksigen segar mudah mengalir dalam tubuh). Konsumsi kunyit asam yang teratur dapat pula menjaga keseimbangan berat badan (melangsingkan tubuh).
Manfaat Daun Dewa dan segala Khasiat Daun Dewa
![]() |
| sejuta khasiat daun dewa |
Daun Dewa (Gynura segetum)
Siapa tidak kenal tanaman satu ini. terlebih, penampilannya mempunyai
keunikan tersendiri. daunnya berwarna hijau tua dengan garis ungu di
pinggirnya. warna daun bagian atas lebih tua daripada bagian bawah,
sesaat ke-2 permukaan daun mempunyai bulu-bulu halus. wujud daun bulat
memanjang, dengan pinggir berlekuk, bertangkai daun amat pendek. lantas,
batangnya memiliki rambut halus, lunak, serta berwarna ungu
kehijau-hijauan. tinggi batangnya cuma 10-25 cm.
Bunganya nampak di ujung batang. sebelum saat mekar, bunganya serupa
kancing, serta berupa layaknya himpunan benang sari berwarna kuning
cerah sesudah mekar. mahkota bunga berwarna kuning dengan ujung merah
kecokelatan. dari bunga, umumnya segera rontok, tidak pernah jadi buah.
jikalau lalu berbuah, memiliki bentuk lonjong dengan diameter 4-5 mm.
yang tidak kalah menarik merupakan akarnya yang membentuk umbi dengan
panjang lebih kurang 5-8 cm. ukuran penampang pada 3-5 cm. kulit umbi
berwarna keabu-abuan, namun daging umbinya terlihat bening sampai keruh.
Tanaman ini terhitung tanaman semak tahunan serta mempunyai lebih dari
satu nama tempat. di jateng, ia disebut sambung nyawa ( jateng ). orang
cina menyebutnya san qi cao. mengingat orang-orang cina pada akrab
dengan daun dewa, jadi tanaman ini juga dinamakan beluntas cina.
beluntas merupakan tanaman yang sekerabat dengan daun dewa.
Ciri-ciri Daun Dewa
Batang muda daun dewa berwarna hijau dengan alur memanjang warna
tengguli, bila agak tua bercabang banyak. Daun tunggal, mempunyai
tangkai, bentuk bulat telur sampai bulat memanjang. Daun banyak
berkumpul di bawah, agak jarang pada ujung batang, letak berseling.
Kedua permukaan daun berambut lembut, warna putih. Warna permukaan daun
hijau tua, bagian bawah berwarna hijau muda. Bunga terletak di ujung
batang, warna kuning berbentuk bonggol (kepala bunga). Mempunyai umbi
berwarna ke abu-abuan.
Kandungan Kimia Daun Dewa : Saponin, Minyak Atsiri, Flavonoid
Sifat Kimiawi dan Efek farmakologis : Netral, rasanya khas,
antikoagulan, mencegah pembekuan darah, stimulasi sirkulasi,
menghantikan perdarahan.
Khasiat Daun Dewa
Manfaat dari tanaman Daun Dewa memang luar biasa dapat mengobati macam – macam penyakit, antara lain :
- Analgesik (meredakan rasa nyeri)
- Anti Inflamasi (anti radang)
- Sebagai antikoagulan,
- mencairkan bekuan darah akibat pembengkakan
- obat untuk menghentikan pendarahan.
- menghilangkan panas,
- membersihkan racun.
- mengobati luka memar karena terpukul,
- penyempitan pembuluh darah,
- jantung koroner,
- stroke,
- infeksi kerongkongan,
- gigitan binatang berbisa,
- pendarahan setelah melahirkan,
- kejang pada anak,
- kolesterol tinggi,
- Mengobati kanker payudara pada wanita
- melancarkan sirkulasi darah.
- obat menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
- obat pereda rasa nyeri.
- obat anti radang
- obat meluruhkan kencing.
- obat penurun panas.
- obat kencing manis atau diabetes mellitus
- obat pembersih racun dalam tubuh.
- Sebagai obat pencegah kanker
- Membantu meluruhkan urine
- Mengobati luka bengkak akibat pukulan
- Mengobati haid yang tidak lancar
- Melancarkan peredaran darah
- Menghentikan pendarahan pada mimisan, batuk darah, dan muntah darah
- Mengobati luka bakar
- Penghambat pertumbuhan tumor
- Membantu menurunkan kolesterol
- Membantu menyembuhkan penyakit TBC
- Menghambat pertumbuhan Kista pada rahim wanita
- Mengobati pendarahan pasca melahirkan normal
- Mengobati tulang patah
- Digigit binatang berbisa
- Mengobati pembengkakan pada payudara
- Mengobati Reumatik ( persendian )
- Mengobati penyakit batu ginjal, Batuk sinusitis, Radang tenggorokan dll
Kegunaan Daun dan Umbi Daun Dewa
- Daun : Penyembuhan luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan perdarahan (Batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa.
- Umbi : Menghilangkan bekuan darah (haematom) pembengkakan, tulang patah (Fraktur),luka terpukul, megobati masuk angin dan perdarahan sehabis melahirkan.
Pengolahan obat yang berasal dari daun dewa, bisa dengan daun segar yang
disajikan langsung ataupun dalam bentuk ekstrak, yaitu daun disterilkan
dan dikeringkan. Setelah benar-benar kering, daun digiling hingga
menjadi tepung atau simplisia. Kemudian tepung disaring agar halus rata,
lalu siap dimasukkan dalam kapsul.
Menurut Dr Setiawan Dalimartha dan Hadi dari Atlas Tumbuhan Obat
Indonesia, bahwa bukan hanya daunnya yang bermanfaat, juga umbinya dapat
menghilangkan pembekuan darah di pembuluh darah, sehingga memungkinkan
sebagai obat stroke dan jantung koroner. Selain itu umbinya berkhasiat
untuk mengatasi bengkak karena memar, tulang patah, perdarahan sehabis
melahirkan, dan sakit jantung.
Prof Hembing, dalam paparannya di televisi, memasukkan daun dewa sebagai
obat kanker/tumor selain temu putih. Menurutnya, daun dewa juga bisa
untuk mengobati kesemutan, liver berlemak dan asam urat.
Empat mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pernah
mengadakan penelitian pada tahun 2003. Hasilnya, ekstrak daun dewa
terbukti dapat menghambat pertumbuhan tumor dan sel kanker.
Idealnya daun dewa untuk kesehatan :
- Untuk menjaga kesehatan di lalap mentah 3 lembar/hari.
- Untuk mengobati penyakit di lalap mentah 7 lembar/hari, bila dimasak cukup 11 lembar daun dewa setiap hari.
- Daunnya ditumbuk, diperas lalu airnya diminum untuk sakit panas dan kejang pada anak.
- Daun dewa dengan berat sekitar 15 gram, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa separonya. Setelah dingin, dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang dan sore, masing-masing 1/2 gelas, untuk perdarahan pada perempuan, batuk/muntah darah, dan payudara bengkak, kolesterol tinggi, hipertensi, mencegah tumor, mengobati kencing manis.
- Untuk pengobatan luar, daun segar atau umbi segar digiling halus lalu tempelkan ke bagian tubuh yang sakit, seperti pembengkakan payudara, memar, bengkak akibat tulang patah, wasir, digigit hewan berbisa, luka bakar, tersiram air panas, luka berdarah, bisul, koreng, radang kulit bernanah, borok di kaki, cantengan dan kutil.
- Umbinya seberat 15 gram di tumbuk ditambah air dan diperas, air perasannya di minum setiap hari, untuk penyakit : batu kandung kemih, menghilangkan bekuan darah di pembuluh darah, tumor, sakit jantung, stroke, infeksi kerongkongan, terlambat datang bulan.
Tanaman daun dewa mengandung berbagai unsur kimia, antara lain saponin,
flavonoid, minyak atsiri, dan antikoagulan. Efek farmakologis daun dewa
adalah antikoagulan (koagulan=zat yang mempermudah dan mempercepat
pembekuan darah), mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi,
menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, dan membersihkan racun.
Cara Perbanyak Daun Dewa
Umumnya, daun dewa diperbanyak secara vegetatif dengan setek batang,anakan/tunas, dan umbi. Bagaimana caranya?
- Perbanyakan dengan setek batang. Untuk perbanyakan dengan setek batang, pilih tanaman yang tidak terlalu tua atau terlalu muda dengan tinggi 10-12 cm. Ambil pisau tajam atau gunting bersih untuk memotong batang itu. Potong pangkal setek dengan kemiringan 45 derajat, lalu buang sebagian daun. Celupkan pangkal setek pada zat perangsang tumbuh. Sementara itu, sediakan polibag yang telah diisi media berupa tanah dan kompos (2:1). Setek ditanam pada bagian tengah media. Siramlah setiap hari.
- Perbanyakan dengan anakan/tunas.Cukup pisahkan anakan/tunas dari induknya dengan pisau. Biarkan beberapa saat, selanjutnya tanam seperti penanaman setek batang tadi.
- Perbanyakan dengan umbi. Pilih umbi yang masih segar, tidak terserang jamur, dan punya prospek anakan/tunas cukup banyak. Selanjutnya, siapkan media pesemaian berupa campuran tanah dan pupuk kandang (2:1). Semaikan umbi hingga muncul tunas-tunas baru. Setelah bertunas, siap dipindahkan ke pot. Sediakan media tanam berupa campuran tanah subur, pasir, dan humus atau pupuk kandang (1:1:1). Sediakan pula pecahan bata merah atau pecahan genteng dan ijuk yang telah dicuci, serta insektisida (Furadan) dan pupuk pabrik NPK (15-20-20) sebanyak 15 gram per pot. Kemudian, siapkan pot (plastik, tanah liat, atau drum bekas). Biasanya dipakai pot plastik berwarna hitam. Setelah itu, campurkan ketiga media tanam (tanah, pasir, dan humus) dengan insektisida dan pupuk NPK. Aduk merata, lalu masukkan ke dalam pot. Tapi, sebelum dimasukkan ke dalam pot, dasar pot sudah diberi selapis pecahan bata merah dan ijuk. Langkah berikut, buatkan lubang kecil dalam media, lalu tanam bibit daun dewa dengan kedalaman 3-5 cm. Tutup dengan tanah tipis-tipis.
Selesai bertanam, siram hingga cukup basah. Ulangi setiap pagi atau sore
hingga tanaman daun dewa tumbuh subur. Agar peredaran udara dan air
berjalan baik, tanah di dalam pot harus digemburkan. Lakukan
penggemburan 3 kali selama umur tanaman daun dewa. Jangan lupa, berikan
lagi pupuk NPK pada umur 3 minggu. Di umur 5-8 minggu, tanaman daun dewa
dalam pot akan tampak tumbuh subur.
Manfaat dan Khasiat Daun Dewa :
Tanaman daun dewa memiliki kandungan beragam unsur kimia, diantaranya
saponin, flavonoid, minyak atsiri, serta antikoagulan. tidak heran bila
ia mempunyai segudang manfaat.
- Stroke, siapkan 30 gram umbi daun dewa, bersihkan bersih, lantas keringanginkan. tumbuk sampai halus. ambillah 1 sendok teh bubuk umbi daun dewa, lantas campur dengan 5 butir biji ginko. seduhlah didalam segelas air, imbuhkan sedikit madu. silahkan diminum. atau, ambillah 1 sendok makan bubuk umbi dewa, campur dengan 10 butir biji ginko kering yang sudah ditumbuk, lalu masukkan ke didalam kapsul. kapsul lalu siap diminum. kerjakan teratur sepanjang 1-2 bln.
- Stroke : 60 gr daun dewa segar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari. Setelah dilakukan selama 1 kiur (10 - 12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari. Setelah itu ,pengobatan dapat dilanjutkan kembali.
- Rematik. Ambillah 30 gram daun tanaman daun dewa segar, bersihkan bersih lantas rebus. lumatkan serta peras dengan diberi sedikit air. minum saban hari. atau, siapkan 30 gram daun tanaman daun dewa segar, 10 gram jahe merah, serta 30 gram akar sawi langit. masukkan ke didalam 600 cc air, lantas rebus sampai air tersisa 300 cc. saring dengan kain bersih, minum.
- Kencing manis. ambillah 5 helai daun tanaman daun dewa segar, seduh dengan 110 cc air. minum sekali 1 hari sejumlah 100 cc.
- Perdarahan serta payudara membengkak. Siapkan 15 gram daun tanaman daun dewa, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa separuh. minum sesudah dingin, 1 hari tiga kali 1/2 gelas.
- Jantung. Ambillah 10 gram umbi daun dewa segar, tumbuk halus, lantas imbuhkan air 1/2 gelas. saring ampas, lantas minum tiap-tiap sore.
- Luka bakar serta luka teriris. Tumbuk umbi daun dewa, makin sedikit gula merah sampai jadi adonan layaknya salep. oleskan ke bagian luka bakar atau luka teriris, lantas balut.
- Luka bakar: Ambil umbi daun dewa, cuci bersih, lalu digilas (di pipis) halus. Tambah sedikit gula merah sehingga menjadi adonan semacam salep. Ramuan kemudian dibalurkan ke bagian tubuh yang sakit, dan dibalut.
- Gigitan binatang buas. Ambillah umbi daun dewa secukupnya, tumbuk halus. tambahkan di bagian tubuh yang tergigit binatang buas, lantas balut.
- Menurunkan Darah Tinggi. Ambil 7 lembar daun dewa yang lebar dan siap panen. - Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas. - Minum 2 kali sehari sesudah makan. - Lebih baik lagi kalau daun dewa dijadikan lalapan.
- Obat Luka Memar. Ambil daun dan umbi daun dewa seberat 20 gram. - Daun jarak segar 10 lembar. - Haluskan ketiga bahan, setelah halus tapalkan pada daerah yang sakit.
- flek hitam pada wajah. Cara penggunaannya sangat sederhana yaitu dengan mengambil daunnya yang mempunyai getah lalu getahnya dioleskan pada flek hitam tersebut
- kencing manis, diabetes, dan penyakit dalam yaitu dengan cara meminum air rebusan daun tersebut yang sudah dikeringkan.
- penyakit kutil. cara penggunaan yaitu potong - potong daun dewa lalu tempel pada kutil anda,ikat dengan kain atau hansaplast. niscaya kutil anda akan hilang. atau 5 lembar daun dewa dihaluskan, dan dilumurkan pada tempat berkutil, kemudian dibalut. Dilepas keesokan harinya.
- kanker buatlah ramuan dari 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum.
- Perdarahan dan payudara membengkak. Siapkan 15 gram daun tanaman daun dewa, rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa separuh. Minum setelah dingin, sehari tiga kali setengah gelas.
- Jantung. Ambil 10 gram umbi daun dewa segar, tumbuk halus, lalu tambahkan air setengah gelas. Saring ampas, lalu minum setiap sore.
- Digigit ular / digigit binatang lain: Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan di tempat kelainan. umbi daun dewa secukupnya dicuci, lalu ditumbuk halus. Bubuhkan pada bagian yang tergigit, lalu dibalut.
- Tidak datang haid: 15-30 gram herba direbus atau ditumbuk, diambil airnya, campur dengan arak yang sudah dipanaskan, minum.
- Perdarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk dan muntah darah : 1 (satu) batang lengkap (15 gram) direbus, minum.
- Kejang pada anak: 1 batang ditumbuk ambil airnya, dicampur arak, minumkan.
- Luka terpukul, masuk angin: 6-9 gram umbi segar ditambah arak kuning (wong ciu) secukupnya, kemudian, dipanaskan, minum.
- Bengkak memar : umbi daun dewa sebanyak 6 - 9 gr, setelah dicuci bersih, diiris tipis-tipis. Tambahkan arak kuning (wong ciu) secukupnya, lalu di tim. Minum selagi hangat.
- Perdarahan kandungan, batuk dan muntah darah, payudara bengkak : Ambil sebatang daun dewa sebanyak 15 gr, cuci bersih, lalu direbus dengan 3 gelas air bersih, sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin minum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore, masing-masing sebanyak ½ gelas.
- Ganglion : makan daun dewa segar sebanyak 7 lembar setiap hari.
- Kejang panas pada anak : ambil sebatang tanaman daun dewa, cuci bersih, lalu ditumbuk. Peras, tambahkan sedikit arak, lalu diminumkan.
- Rematik : 15 - 30 gr daun dewa segar direbus, lalu ditumbuk. Tambahkan sedikit air, lalu diperas. Air perasan selanjutnya diminum.
- Demam berdarah : 30 gr daun dewa direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
- Jantung koroner (penyempitan pada pembuluh nadi koroner yang memasok darah ke jantung ) : 30 gr daun dewa segar direbus dengnan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
- Kelainan pada pembuluh darah jantung : Ambil 30 gr daun dewa segar ,rebus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
- Umbi daun dewa (thien chi) yang telah dikeringkan secukupnya dijadikan bubuk. Ambil 10 gr bubuk, seduh dengan air panas secukupnya, aduk dan minum selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari .
- Keseleo : 30 gr daun dewa segar, 25 gr temu hitam, dan 25 gr temu lawak direbus denga 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.
- Tumor ( kanker ) : 30 gr daun dewa segar direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Minum airnya selagi hangat. Lakukan secara tertaur 2 kali sehari. Setelah dilakukan selama 1 kiur (10 - 12 hari), pengobatan dihentikan selama 3 hari. Setelah itu ,pengobatan dapat dilanjutkan kembali.
DAUN DEWA ( Gynura procumbens ) atau tanaman ngokilo dapat digunakan sebagai obat kanker
Hasil wawancara tim peneliti Fakultas Farmasi Gajah Mada (UGM)
Yogjakarta terhadap masyarakat pemakai daun dewa sebagai obat anti
kanker terungkap bahwa, seduhan daun tumbuhan itu dapat mengobati
penyakit kanker kandungan, payudara, maupun kanker darah. Dr. Sugianto
Apt, salah seorang peneliti Fakultas Farmasi UGM itu, mengungkapkan hal
tsb. kepada Kompas di Yogjakarta beberapa waktu yl. "Dari penelitian
yang kami lakukan di laboratorium Fakultas Farmasi UGM, juga membuktikan
ekstrak etanol (alkohol) daun dewa mampu menghambat proses pertumbuhan
tumor paru pada mencit " demikian ungkapnya.
Diuraikannya, pengobatan kanker dengan seduhan daun dewa masih merupakan
pengobatan alternatif yang belum diterima dunia kedokteran modern.
Sehingga belum ada penelitian efektivitas seduhan daun dewa itu untuk
memerangi tumbuhnya tumor. Secara ilmiah yang baru ditemukan adalah,
ekstrak daun dewa mampu menghambat pertumbuhan kanker paru pada mencit
sebesar 23 persen.
"Dari wawancara yang kami lakukan ada yang mengaku terserang penyakit
leukemia. Setelah putus asa karena gagal disembuhkan melalui kedokteran
modern, justru sembuh setelah minum seduhan daun dewa. Namun tidak ada
data akurat tingkat keberhasilan seduhan daun dewa sebagai obat
antikanker",jelas Sugianto lagi. Menurut Sugianto, penelitian manfaat
daun dewa sebagai obat antikanker dilakukan bersama dua peneliti
Laboratorium Farmakologi dan Toksinologi Fakultas Farmasi UGM sejak
tahun 1982. Sampai sekarang tim peneliti Fakultas Farmasi UGM belum
mengeluarkan rekomendasi agar ekstrak atau seduhan daun dewa dapat
digunakan sebagai obat antikanker.( Harian Kompas )
demikian sekilas tentang Manfaat Daun Dewa dan segala Khasiat Daun Dewa, semoga bermanfaat.
Manfaat Sambiloto dan segala Khasiat Daun Sambiloto
![]() |
| Sambiloto (Andrographis paniculata) |
adalah sejenis tanaman herba dari famili Acanthaceae, yang berasal dari
India dan Sri Lanka. Sambiloto juga dapat dijumpai di daerah lainnya,
seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, serta beberapa tempat di benua
Amerika. tumbuhan sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa
terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter.
Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke
selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian
ditemukan Jawa. Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700
meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan
2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius.
Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama. Nama daerah untuk sambiloto antara lain:
- sambilata (Melayu);
- ampadu tanah (Sumatera Barat);
- sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah);
- ki oray (Sunda);
- pepaitan (Madura),
- nama asingnya Chuan xin lien.
Genus Andrographis memiliki 28 spesies herba, namun hanya sedikit yang
berkhasiat medis, salah satunya adalah Andrographis paniculata
(sambiloto). Daun sambiloto banyak mengandung senyawa Andrographolide,
yang merupakan senyawa lakton diterpenoid bisiklik. Senyawa kimia yang
rasanya pahit ini pertama kali diisolasi oleh Gorter pada tahun1911.
Andrographolide memiliki sifat melindungi hati (hepatoprotektif), dan
terbukti mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan
parasetamol. Khasiat ini berkaitan erat dengan aktifitas enzim-enzim
metabolik tertentu. Sambiloto telah lama dikenal memiliki khasiat medis.
![]() |
| tumbuhan Sambiloto |
Ayurveda adalah salah satu sistem pengobatan India kuno yang
mencantumkan sambiloto sebagai herba medis, dimana sambiloto disebut
dengan nama Kalmegh pada Ayurveda.
Selain Manfaat dan Khasiat melindungi hati, sambiloto juga dapat menekan
pertumbuhan sel kanker. Hal ini disebabkan karena senyawa aktifnya,
yakni Andrographolide, menurunkan ekspresi enzim CDK4 (cyclin dependent
kinase 4).
Manfaat duan sambiloto dapat mengatasi hepatitis, infeksi saluran
empedu,disentri basiler, tifoid, diare, influenza, radang amandel
(tonsilitis), abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas
(bronkhitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga
tengah (OMA), radang usus buntu, sakit gigi,demam, malaria,kencing nanah
(gonore), kencing manis (DM), TB paru, skrofuloderma, batuk rej an
(pertusis), sesak napas (asma), darah tinggi (hipertensi), kusta (morbus
hansen = lepra), leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe
bongkrek, makanan laut, kanker: penyakit trofoblas seperti kehamilan
anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas),
serta tumor paru.
Cara Pemakaian Daun Sambiloto :
- keringkan terlebih dahulu daun sambiloto sebanyak 10-20g, bisa direbus atau digiling hingga halus lalu diseduh, minum 3-4 kali sehari atau 4-6 tablet apabila serbuk yang halus tadi dimasukan ke dalam kapsul.
- untuk mengobati kanker digunakan cairan infus, injeksi, atau tablet.
- Untuk pemakaian luar, daun segar direbus lalu airnya digunakan untuk cuci atau digiling halus dan dibubuhkan ke tempat yang sakit, seperti digigit ular berbisa, gatal-gatal, atau bisul.
Manfaat Daun Sambiloto Untuk Kesehatan Dan Tata Cara Pemakaiannya:
- Tifoid. Daun sambiloto segar sebanyak 10 – 15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari
- Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.
- Disentri Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3 – 4 menit, lalu ditumbuk dan diperas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.
- Influenza, sakit kepala, demam Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3 – 4 kali sehari.
- Demam Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.
- TB paru Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini Ialu diminum dengan air matang. Sehari 2 – 3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.
- Batuk rejan (pertusis), darah tinggi Daun sambiloto segar sebanyak 5 – 7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.
- Radang paru, radang mulut, tonsilitis Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.
- Faringitis Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.
- Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi Herba sambiloto segar sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.
- Kencing manis Daun sambiloto segar sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ 3/4 gelas.
- Tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga air rebusan yang tersisa di perkirakan tinggal 1 gelas lalu diminum air rebusannya.
- Radang tenggorokan dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus dengan 2-3 gelas air sampai mendidih hingga air rebusan yang tersisa di perkirakan tinggal 1 gelas lalu diminum air rebusannya. Bila ada dapat di tambahkan dengan 3-5 lembar daun sirih merah.
- Gigitan ular berbisa atau sengatanbinatang berbisa lainnya, Daun sambiloto dikunyah, airnya di telan dan sisanya di tempelkan pada luka terkena
- obat malaria. genggam daun sambilito direbus dengan 4 cangkir air sampai airnya tinggal separuh diminum setengah gelas 3 kali sehari.
demikian Manfaat Sambiloto dan segala Khasiat Daun Sambiloto, semoga bermanfaat.
Manfaat Teh dan segala khasiatnya
![]() |
| kebon teh |
Sejak dulu teh memang terkenal memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.
Dengan meminum teh dapat membuat tubuh lebih relaks dalam menjalani
aktivitas. Teh dapat dikonsumsi dengan berbagai cara,diseduh dengan air
panas atau ditambah dengan es, sama nikmatnya. Bahkan ada jenis daun teh
yang dapat dimakan.
Teh merupakan hasil pengolahan pucuk (daun muda) dari tanaman teh (
Camellia sinensis) yang dipakai sebagai bahan minuman. Ada berbagai
legenda asal mula teh, namun yang terpopuler adalah legenda Kaisar Shen
Nung dari provinsi Yunan-Cina pada tahun 2737 SM. Ketika sedang memasak
air minumannya, dengan tidak sengaja sehelai daun yang berasal dari
ranting kering yang dipakainya sebagai kayu bakar, terbang dan tercelup
ke dalam ketel air. Air seduhan daun tersebut kemudian menghasilkan
sebuah minuman baru yang beraroma khas yang hingga kini dikenal sebagi
teh.
Teh yang baik dihasilkan dari bagian pucuk (pecco) ditambah 2-3 helai
daun muda, karena pada daun muda tersebut kaya akan senyawa polifenol,
kafein serta asam amino. Senyawa-senyawa inilah yang akan mempengaruhi
kualitas warna, aroma dan rasa dari teh.
Dasar utama pengolahan teh adalah pemanfaatan oksidasi senyawa polifenol
yang ada di dalam daun teh. Proses oksidasi ini lazim disebut
fermentasi. Berdasarkan sifat fermentasinya, dikenal empat macam jenis
teh, yaitu:
![]() |
| manfaat teh hitam |
Teh hitam (black tea)
Teh hitam mudah dikenali di pasaran karena warnanya hitam dan paling
luas dikonsumsi. Dalam proses pengolahan diberi kesempatan penuh terjadi
fermentasi (mengalami perubahan kimiawi sempurna sehingga hampir semua
kandungan tanin terfermentasi menjadi theaflavin dan thearubigin) yang
akan merubah warna daun teh dari hijau menjadi kecoklatan dan dengan
proses pengeringan berubah menjadi hitam.
![]() |
| khasiat teh oolong |
Teh oolong
Umumnya diproduksi dari tanaman teh yang tumbuh di daerah semi tropis.
Prosesnya sama seperti teh hitam, namun proses fermentasinya hanya
sebagian (lebih singkat sekitar 30-70% dan perubahan berlangsung
setengah sempurna sehingga masih mengandung sebagian tanin dan beberapa
senyawa turunannya) sehingga warna dan aromanya di antara teh hitam dan
teh hijau.
![]() |
| manfaat teh hijau |
Teh hijau (green tea)
Daun teh tidak diberi kesempatan fermentasi (hampir tidak mengalami
proses perubahan kimia). Biasanya pucuk teh diproses langsung dengan
panas/steam untuk menghentikan aktivitas enzim sehingga sama seperti raw
leaf (daun teh awalnya), karena itu selain warnanya masih hijau juga
masih mengandung tanin yang relatif tinggi.
![]() |
| manfaat Teh putih |
Teh putih (white tea)
Merupakan jenis teh terbaik karena untuk mendapatkannya, hanya diambil
dari satu pucuk tiap satu pohon, yakni pucuk tertinggi dan utama.
Kandungan antioksidan paling tinggi. Dalam prosesnya, daun teh dibiarkan
layu secara alami sehingga warnanya menjadi putih.
Mutu teh merupakan kumpulan sifat yang dimiliki oleh teh, baik sifat
fisik maupun kimianya. Kedua sifat ini telah dimiliki sejak masih berupa
pucuk teh maupun diperoleh sebagai akibat teknik penanganan dan
pengolahan yang dilakukan.
Kandungan senyawa kimia dalam daun teh terdiri dari tiga kelompok besar
yang masing-masing mempunyai manfaat bagi kesehatan, yakni:
Polifenol
Polifenol merupakan antioksidan jenis bioflavonoid yang 100 kali lebih
efektif dari vitamin C dan 25 kali dari vitamin E. Manfaatnya:
- Menurunkan kadar kolesterol
- Menurunkan tekanan dan kadar gula darah
- Membantu kerja ginjal dan mencegah terjadinya batu empedu
- Memperlancar pencernaan
- Melarutkan lemak dan mencegah kolesterol jahat
Kafein
Unsur kafein dalam teh jumlahnya lebih sedikit dibandingkan kopi. Manfaatnya:
- Bersifat sebagai mild stimulant pada sistem saraf pusat sehingga memperlancar sirkulasi darah ke otak
- Dengan minum teh secara teratur akan menaikkan tingkat ingatan, cognitive performance, feeling of pleasant dan mood.
Essential oil
Teh juga mengandung protein yang dirasakan besar peranannya dalam pembentukan aroma. Manfaatnya:
- Melarutkan lemak
- Memperlancar pencernaan dan peredaran darah
Ada berbagai manfaat teh terhadap kesehatan, diantaranya:
- Menurunkan resiko penyakit kanker, Berbagai studi menunjukkkan konsumsi teh berperan dalam menurunkan resiko penyakit kanker. Senyawa polifenol dalam teh mampu memberikan perlindungan terhadap zat karsinogenik. ECCG (epigallocatechin gallate) yang terdapat dalam teh hijau merupakan senyawa aktif yang berperan dalam mencegah terjadinya kanker. Studi epidemiologis di Jepang menunjukkan penduduk yang mendiami daerah produsen utama teh hijau sangat sedikit tingkat kematiannya akibat kanker. Studi di Iowa, Amerika Serikat terhadap 35 ribu wanita pasca-menopause, melaporkan bahwa teh memiliki khasiat melawan kanker. Hasil studi tersebut menyimpulkan bahwa mereka yang mengkonsumsi minimal dua cangkir teh setiap harinya akan mengurangi resiko terhadap penyakit kanker kandung kemih (40%) dan kanker saluran pencernaan (68%) bila dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi teh. Teh dapat mencegah dan menyembuhkan gangguan pada ginjal karena mampu menetralisir radikal hidroksil yang menyebabkan gangguan metabolisme protein pada ginjal.
- Menurunkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular antara lain terkait dengan kadar lipid (lemak) darah dan tekanan darah. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa teh memiliki khasiat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan kadar tekanan
Teh dicampur Madu sangat ampuh membunuh Bakteri
Tak banyak yang menyadari tradisi minum teh yang biasa dilakukan orang
Inggris jaman dulu memiliki efek baik bagi kesehatan. Riset terbaru yang
dirilis awal Maret memberikan solusi bahwa mencampur teh hijau dan madu
terbukti efektif menurunkan bakteri penyebab penyakit (patogen) dalam
daging yang kita konsumsi.
"Hasil riset yang kami lakukan menunjukkan campuran teh melati dan madu
atau teh hijau dan madu memiliki aktifitas mikrobial yang tinggi," jelas
pemimpin riset Daniel Fung, profesor dari Kansas State University.
Studi dilakukan pada medium cair dengan menggunakan ekstrak teh dan madu
yang terbukti bisa mengurangi bakteri Listeria monocytogenes dan E.
coli O157:H7. Listeria adalah bakteri berbahaya yang ditemukan pada susu
mentah, es krim, keju lunak, dan daging ikan mentah/asap. Pada medium
cair, komponen jadi mudah berinteraksi dengan organisme.
Peneliti juga meneliti makanan padat, yang termasuk jenis medium yang
sulit untuk mencari reaksi komponen-komponen yang menghalangi
perkembangan bakteri patogen. Dalam riset tersebut, peneliti menggunakan
irisan tipis daging dada kalkun, yang diberi campuran teh melati dan
madu kental, hasilnya tingkat bakteri Listeria monocytogenes turun 10
sampai 20 persen, presentase yang sama juga ditemukan saat campuran teh
dan madu digunakan pada hot dog. Kadar pengurangan tertinggi ditemukan
pada hot dog yang mengandung sodium lactate, potassium lactate dan
sodium diacetate. "Dalam hot dog jenis itu campuran teh dan madu bisa
menekan pertumbuhan patogen, dibanding hot dog yang tak mengandung
komponen tersebut," papar Fung yang menambahkan bahwa hot dog masih
mengalami pengurangan patogen setelah 14 hari masa pecobaan.
Demi alasan kesehatan dianjurkan teh sebagai minuman yang wajib
dikonsumsi setiap hari, terlebih bagi mereka yang menyukai makan daging
dan sayuran mentah untuk selau menyertakan paduan teh dan madu saat
mengolah makanan yang akan disantap mentah. "Biasakanlah untuk
menggunakan teh dan madu saat mencuci daging mentah untuk membuang
komponen asing yang berbahaya bagi kesehatan. Dan akan lebih baik jika
Anda menggunakan bahan alami daripada menggunakan asam laktat," tambah
Fung, seperti dilansir dari Newswise.
Teh dapat mengobati Pikun
Penelitian terakhir mengungkap sisi ajaib lain dari teh
Bukan hanya baik sebagai antioksidan, teh ternyata memiliki fungsi lain yang ada hubungannya dengan otak.
Penelitian yang dilakukan oleh sebuah tim dari Universitas Newcastle,
menemukan bahwa didalam teh hitam dan teh hijau terdapat zat yang
berpengaruh terhadap enzim kunci pada otak yang berhubungan dengan
memori.
Mereka berharap bahwa penemuan ini dapat mengarah pada perkembangan
penelitian terhadap penyakit pikun atau alzheimer. Mereka mengatakan
bahwa teh memiliki efek yang sama dengan obat yang dirancang khusus
untuk memerangi penyakit pikun.
Alzheimer sendiri bersangkutan dengan pengurangan kadar zat bernama
acetylcholine pada otak. Selama ini dinyatakan bahwa belum ada
pengobatan yang sempurna untuk penyakit pikun. Penyakit ini hanya bisa
diperlambat perkembangannya.
Obat-obat yang selama ini beredar dipasaran, seperti salah satunya
bernama donepezil, ternyata memiliki efek samping yang tidak
menyenangkan terhadap penderita. Karena itu, penemuan tentang kebaikan
teh ini diharapkan benar-benar bisa membawa perbedaan yang signifikan
bagi jutaan penderita alzheimer.
Temuan ini masih akan dimatangkan dalam beberapa tahun kedepan. Tapi
yang jelas, mulailah untuk lebih banyak mengkonsumsi teh hijau atau teh
hitam dari sekarang, berhubung minuman ini mudah didapat, murah, tanpa
efek samping, lezat, dan berguna bagi kesehatan, terutama otak.
http://herbal-obat.blogspot.com
Manfaat Herba Cakar Ayam dan Khasiat Cakar Ayam
![]() |
| CAKAR AYAM (Selaginella doederleinii Hieron.) |
Divisi : Pteridophyta
- Kelas : Lycopodiinae
- Bangsa : Selaginellales
- Suku : Selaginellaceae
- Marga : Selaginella
- Jenis : Selaginella doederleinii Hieron.
- Nama lokal : rumput solo, cemara kipas gunung, Shi shang be (China).
Tumbuhan
paku-pakuan ini tumbuh pada tebing, jurang, dan tempat-tempat teduh
yang berhawa dingin.
- Batang tegak, tinggi 15 – 35 cm, keluar akar pada percabangan.
- Daunnya kecil-kecil, panjang 4 – 5 mm, lebar 2 mm, bentuk jorong, ujung meruncing, pangkal rata, warna daun bagian atas hijau tua, bagian bawah hijau muda. Daun tersusun di kiri kanan batang induk sampai kepercabangannya, yang menyerupai cakar ayam dengan sisik-sisiknya.
Sifat dan Khasiat Cakar Ayam :
Khasiat Cakar Ayam :
Tanaman
ini berkhasiat untuk menghilangkan panas dan lembab, melancarkan aliran
darah, antitoksik, antineoplasma, penghenti pendarahan (hemostatis) dan
menghilangkan bengkak.
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Kanker paru, Bronkhitis, Radang paru, Tonsilis, Batuk, Koreng;
Hepatitis, Perut busung, infeksi saluran kencing, Tulang patah;
Reumatik;
Manfaat dan Khasiat Cakar Ayam :
- Chorioepithelioma, choriocarcinoma, kanker nasopharynx, kanker paru.
- infeksi saluran nafas, bronchitis, radang paru (Pneumonia), tonsilitis.
- Batuk, serak, koreng.
- Hepatitis, cholecystitis, cirrhosis (Pengecilan hati), perut busung (ascites), infeksi akut saluran kencing.
- Tulang patah (fraktur), rheumatik.
![]() |
| Herba Cakar Ayam |
Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan 16% kanker pada perempuan
adalah kanker payudara. Penyakit mematikan itu rentan menyerang
perempuan yang memiliki riwayat kanker payudara dalam keluarga, tidak
pernah melahirkan, tidak pernah menyusui, mengandung pertama kali pada
usia minimal 36 tahun, haid pertama pada usia 13 tahun, dan menopause di
atas usia 50 tahun. Setiap tahun jumlah pasien kanker payudara terus
meningkat. Itulah sebabnya berbagai penelitian berupaya mencari obat
mujarab untuk mengatasi kanker payudara.
Salah satu herbal andalan untuk menjinakkan penyakit maut itu adalah
cakar ayam Selaginella sp. Hasil riset Sri Handayani SFarm Apt MSi
dari Pusat Penelitian Kimia LIPI, membuktikan ekstrak cakar ayam mampu
mematikan sel kanker payudara. “Penelitian itu sebagai langkah awal agar
cakar ayam diakui sebagai herbal terstandar seperti disyaratkan
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),” kata alumnus Universitas
Gadjah Mada itu.
Dalam penelitian itu Handayani menggunakan Selaginella plana.
Cakar ayam terdiri atas minimal 18 spesies yang mengandung senyawa aktif
relatif sama. Ke - 18 spesies itu terdapat di Pulau Jawa, sedangkan di
pulau lain belum ada penelitian. Pada umumnya cakar ayam mengandung
23,04% flavonoid. Handayani mengekstrak daun cakar ayam dengan merendam
seluruh bagian tanaman kering dalam 96% etanol selama 72 jam. Ia lalu
mengevaporasi filtrat pada suhu 40"C hingga menghasilkan ekstrak.
Pada tahap awal penelitian, Handayani menguji tingkat keamanan cakar
ayam bagi tubuh. Ia memberi asupan ekstrak cakar ayam pada mencit.
Hasilnya, cakar ayam terbukti aman konsumsi. Nilai LD50 (Lethal Dose)
mencapai 1.000 mg per kg bobot tubuh mencit atau setara 27 kg pada
manusia dengan bobot tubuh 70 kg. Artinya, cakar ayam akan membahayakan
tubuh bila pasien sekali mengonsumsi 27 kg paku rane - sebutan cakar
ayam di daerah Jawa Barat.
Selanjutnya Handayani menguji inhibitory concentration (IC)50 ekstrak
cakar ayam terhadap 96 kultur sel MCF - 7, sel kanker payudara yang
resisten terhadap kemoterapi. Nilai IC50 menunjukkan tingkat konsentrasi
ekstrak untuk menghazmbat atau mematikan 50% sel uji. Hasil penelitian
menunjukkan nilai IC50 mencapai 61 µg/ml. Artinya, dengan konsentrasi 61
µg/ml, ekstrak cakar ayam mampu menghambat atau mematikan 50% sel
kanker.
Bagaimana duduk perkara cakar ayam mematikan sel kanker?
Menurut Handayani keampuhan cakar ayam menumpas sel kanker berkat
kandungan flavonoid, biflavonoid, feonolik, alkaloid, dan lignan.
Senyawa aktif itu memicu sel kanker bunuh diri alias apoptosis. “Pada
sel normal apoptosis terjadi dalam jangka waktu tertentu; sedangkan pada
sel kanker mekanisme itu tidak terjadi. Akibatnya, jaringan yang
terkena sel kanker tumbuh merajalela,” kata ibu satu anak itu. Apoptosis
yang terjadi akibat pemberian cakar ayam mencapai 20,67%.
Handayani juga menguji khasiat daun cakar ayam pada sel T47D, sel kanker
payudara yang sensitif terhadap agen kemoterapi. Hasilnya lebih
menggembirakan. Nilai IC50 lebih kecil, yakni 7,03 µg/ml, ketimbang
terhadap MCF - 7. Semakin kecil nilai IC50, maka semakin kuat khasiat
suatu herbal. Artinya dengan dosis rendah saja, herbal cakar ayam
mujarab mengatasi kanker payudara.
Meski terbukti mampu mematikan sel kanker, Handayani menyarankan agar
pasien mengonsumsi cakar ayam sebagai herbal pendamping untuk membantu
pengobatan medis. ”Ekstrak cakar ayam mampu meningkatkan kinerja obat -
obatan kanker, mengurangi efek samping kemoterapi, serta mematikan sel
kanker,” ujar periset yang meneliti khasiat cakar ayam sejak 2010 itu.
Di kalangan herbalis cakar ayam sejatinya bukan pendatang baru. Herbalis
di Yogyakarta, Lina Mardiana, kerap meresepkan kerabat paku - pakuan
itu sebagai herbal pendamping dalam pengobatan kanker. Ia memadukannya
dengan benalu teh. “Proporsi cakar ayam sekitar 20%,” kata Lina. Tanaman
yang tumbuh di tempat lembap itu bisa menggantikan peran rumput mutiara
Hedyotis corymbosa dalam ramuan kanker.
Herbalis di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Lukas Tersono Adi, juga
kerap menggunakan cakar ayam sebagai bahan ramuan untuk beberapa jenis
kanker. Untuk pengobatan kanker payudara, misalnya, ia mengombinasikan
cakar ayam dengan daun kelor. “Kelor berguna untuk merangsang regenerasi
kelenjar payudara,” kata Lukas. Untuk kanker paru - paru, cakar ayam
berpadu dengan daun sendok Plantago mayor, sambiloto Andrographis
paniculata, dan pegagan Centella asiatica.
Cakar ayam berperan sebagai peluruh dahak alias espektoran, sambiloto
sebagai antivirus, dan pegagan untuk merevitalisasi sel. Lukas
menganjurkan konsumsi usia - sebutan cakar ayam di Ambon - dalam
bentuk daun segar yang telah dikeringanginkan. Dosisnya segenggam daun
segar atau setara 30 - 50 gram sediaan kering. Rebus seluruh bahan
dalam 3 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Habiskan air rebusan dalam
sehari dan biarkan cakar ayam mencakar - cakar kanker payudara.
Menurut Herbalis Klinik Karyasari, pada dasarnya segala jenis tumbuhan yang bermanfaat mengobati mempunyai
fungsi memperbaiki jaringan tubuh, metabolisme. Sehingga tumbuhan obat tidak hanya bisa menyembuhkan penyakit,
namun juga bisa memperbaiki metabolisme tubuh.
"Pemberian cakar ayam pada anak dapat menambah nafsu makan karena fungsinya untuk memperbaiki pencernaan,
dengan air rebusan daun cakar ayam, tapi sekarang ini ekstrak cakar mudah didapat. Jadi lebih mudah memberikannya
pada anak agar nafsu makannya bertambah," ujar Tati.
Contoh Pemakaian :
- Rebusan : herba kering sebanyak 15 – 30 g, untuk kanker 50 – 100 g. Bahan tersebut direbus dalam 5 gelas air dengan api kecil selama 3 – 4. Setelah dingin air rebusannya diminum beberapa kali hingga habis dalam sehari.
- Untuk pemakaian luar : herba segar dipipis, lalu ditempelkan ke tempat yang sakit. Digunakan untuk pengobatan reumatik, koreng, patah tulang dan luka berdarah
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah,
tanaman cakar ayam dapat menyembuhkan penyakit-penyakit:
- Kanker termasuk rahim, nasopharynx, paru, chorioepithelioma, choriocarcinoma. Ambil cakar ayam sebanyak 60 gram. Rebus selama 3 - 4 jam dengan api kecil, minum setelah dingin.
- Infeksi saluran nafas (batuk, radang paru, radang amandel atau tonsilitis, serak, bronchitis). Ambil tanaman lengkap 30 gram, direbus, minum.
- Jari tangan bengkak. Dilumatkan, tempel ke tempat yang sakit.
- Tulang patah termasuk fraktur dan rematik. Ambil tanaman 15 - 30 gramkering direbus, minum. Untuk obat luar dilumatkan dan ditempelkan ke tempat yang patah, bila patahnya tertutup dan posisi tulang baik.
- Hepatitis, cholecytitis, cirhosis (pengecilan hati), perut busung (ascites), infeksi akut saluran
demikian Manfaat Herba Cakar Ayam dan Khasiat Cakar Ayam, semoga bermanfaat.
http://herbal-obat.blogspot.com
Manfaat Herbal Ciplukan dan Khasiat Ciplukan
![]() |
| Ciplukan (Physalis Peruviana) |
Ceplukan atau ciplukan dikenal dengan beragam nama tempat ( lokal ) layaknya:
- keceplokan, ciciplukan ( jawa ),
- nyornyoran, yoryoran, ( madura ),
- cecendet, cecendetan, cecenetan ( sunda ),
- kopok-kopokan, kaceplokan, angket ( bali ),
- leletep ( sebagian sumatra ),
- leletokan ( minahasa ),
- kenampok, dedes ( sasak ),
- lapunonat ( tanimbar, seram ),
- daun kopo-kopi, daun loto-loto, padang rase, dagameme, angket, dededes, daun boba, dan sebagainya.
- cutleaf groundcherry, wild tomato, camapu, serta winter cherry (inggris).
- namun didalam bhs ilmiah ( latin ) disebut jadi physalis angulata yang bersinonim dengan physalis minima serta physalis peruviana.
Ceplukan adalah tanaman semusim yang memiliki tinggi lebih kurang 1 meter. batang ciplukan berongga serta bersegi tajam.
Daun ceplukan berupa bln. telur dengan ujungnya yang meruncing. pinggir
daun kadang-kadang rata kadang-kadang tidak dengan panjang daun pada
5-15 cm serta lebar 2-10 cm.
Ciplukan merupakan tumbuhan semak semusim. Tumbuh liar dilereng-lereng
tepi sungai, pinggir selokan dan kebun / tanah-tanah kosong yang tidak
terlalu becek.
Kandungan herba berasa pahit Tanaman Ciplukan (Sifat Kimia) yaitu
- saponin (pada tunas),
- flavonoid (daun dan tunas),
- polifenol, tanin,dan fisalin (buah),
- Withangulatin A (buah),
- asam palmitat dan stearat, Elaidic acid. (biji),
- alkaloid (akar),
- Chlorogenik acid, C27H44O-H2O (batang dan daun),
- tannin (buah),
- kriptoxantin (buah),
- vitamin C dan gula (buah).
Bunga ceplukan ( physalis angulata ) ada di ketiak daun, dengan tangkai
tegak berwarna keunguan serta dengan ujung bunga yang mengangguk.
kelopak bunga sharing lima, dengan taju yang bersudut tiga serta
meruncing. mahkota bunga menyerupai lonceng, berlekuk lima berwarna
kuning muda dengan noda kuning tua serta kecoklatan di leher bagian
didalam. benang sari berwarna kuning pucat dengan kepala sari biru muda.
![]() |
| Buah Ciplukan |
Buah ceplukan ( physalis angulata ) ada didalam bungkus kelopak yang
menggelembung berupa telur berujung meruncing berwarna hijau muda
kekuningan, dengan rusuk keunguan, dengan panjang lebih kurang 2-4 cm.
buah buni didalamnya berupa bulat memanjang berukuran pada 1, 5-2 cm
dengan warna kekuningan bila masak. rasa buah ciplukan manis serta kaya
faedah jadi herbal.
Ciplukan, sesuai dengan bentuknya yang mirip-mirip dengan buah-buah
untuk lalapan seperti Labu Siam, dan Terung, termasuk dalam famili
tumbuhan Solanaceae (terung-terungan). Tapi meski nama tumbuhan ini
berbau bahasa Nusantara, boleh percaya atau tidak, ia berasal dari
kawasan tropis Amerika Latin.
Pohon ceplukan dianggap datang dari tempat tropis amerika serta tersebar
ke beragam lokasi di amerika, pasifik, australia, serta asia terhitung
indonesia. di indonesia, ciplukan tumbuh dengan alami di semak-semak
dekat pemukiman sampai tepian rimba. tumbuhan yang kaya faedah jadi
obat-obatan ( herbal ) ini dapat hidup sampai ketinggian 1. 600 meter
dari permukaan laut.
Manfaat dan Khasiat Ciplukan sebagai obat:
Influenza, sakit tenggorok ,bronchitis, gondongan, pembengkakan buah
pelir, bisul, borok, DM, Ayan, pembengkakan prostate .Uji pra klinis
Anti tumor dan leukemia 5x lebih kuat dari Tapak Dara.
Bukan hanya namanya yang berfariasi, tanaman obat tradisional ciplukan
juga kaya khasiat. Air perasan akar tumbuhan ini dapat diminum untuk
mengobati cacing. Serta jika ingin menurunkan demam, akar ciplukan dapat
direbus kemudian diminum. Daunnya juga memiliki khasiat yang tidak
kalah banyaknya.
Kandungan kimiawi tersebut, seperti obat-obatan modern, telah diuji
melalui proses laboratorium dan diyakini bisa menyembuhkan berbagai
penyakit. Sesuai dengan sifatnya: analgetik, peluruh air seni,
menetralkan racun (detoksifikasi), serta meredakan batuk. Dalam
farmakologi Cina, tumbuhan ini diyakini memiliki rasa pahit dan sifat
menyejukkan.
Walaupun semua bagian dari Ciplukan mulai dari akar, daun, dan buah,
bisa digunakan, yang menggembirakan, Ciplukan ini tidak mempunyai efek
berbahaya termasuk racun sekalipun. Hanya saja memang karena Ciplukan
itu pahit rasanya, perhatikan dosis penggunaannya. Agar tidak pahit
terus.Ciplukan juga bisa digunakan untuk menyembuhkan bisul, borok, dan
peradangan kulit. "Tidak perlu dikeringkan. Bisa dari setelah mengalami
proses direbus, didinginkan dan diborehkan langsung ke bagian yang
memerlukan.
berikut ini penggunaan Ciplukan ebagai obat dalam. Cara pemakaiannya:
- Influenza dan Sakit Influenza Tenggorokan, bisa juga diberlakukan terhadap beberapa penyakit, seperti: batuk rejan (pertusis), bronchitis (radang saluran napas), gondongan (paroritis), pembengkakan buah pelir (orchitis). Tumbuhan Ciplukan (semua bagian) yang sudah dipotong-potong seukuran 3-4 cm dijemur, lalu dibungkus agar tidak lembab lagi. Kemudian ambil kira-kira sebanyak 9-15 gram direbus, airnya diminum. Lakukan sebanyak 3 kali sehari, atau sesuai kebutuhan dan atau petunjuk resep.
- Kencing manis (diabetes). Sama dengan nomor satu. Tetapi pada saat merebus, rebuslah dengan 2 gelas air, hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sekaligus pada pagi hari. Ampasnya bisa direbus sekali lagi, guna diminum pada sore harinya.
- Sakit paru-paru. Sama dengan nomor satu. Saat merebus, gunakan 3-5 gelas air. Setelah mendidih, dinginkan dan saring, minum airnya 3 kali sehari.
- Ayan. Buah Ciplukan 8 - 10 butir dimakan setiap hari.
- Hipertensi Sediakan 5 gram brankas (herba kering) ceplukan dan masukan kedalam air 110 ml. Rebus campuran tersebut selama 10-15 menit sambil sesekali diaduk selanjutnya saring dan biarkan sampai dingin. Air rebusan tersebut diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, masing-masing 100 ml. Sebagai perhatian, air rebusan yang sudah disimpan lebih dari 24 jam tidak boleh diminum karena sudah rusak.
- Gusi Berdarah Karena kaya vitamin C, buah ciplukan bisa digunakan untuk menyembuhkan gusi berdarah, caranya, makanlah 30 buah ciplukan segar setiap hari .
- Sakit Hypertiroid ( gejala Jantung berdetak kencang tidak teratur, suhu tubuh tinggi, gelisah, berkeringat, sesak napas, tangan gemetaran, dan otot lemah , jakun membesar, dan sekujur tubuh gemetar) . Ramuan tradisional: Ambil cabut 3 tanaman Ciplukan setinggi rata-rata 50 cm beserta akarnya. Kemudian cuci bersih dan Rebus ke-3 tanaman Ciplukan tersebut termasuk buah dan akar, kedalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas.Kemudian setelah dingin minum segelas ramuan itu 1 kali sehari. Ramuan Ciplukan rasanya sangat pahit. Sehari setelah 2 kali konsumsi ekstrak ciplukan, tubuh akan merasakan perubahan segar bugar. Seluruh gejala penyakit hypertiroid yang hinggap di tubuh akan hilang. Saat bangun tidur tak merasakan kelelahan.
Selain untuk penyakit dalam, Ciplukan juga bisa digunakan sebagai obat luar. Cara pemakaiannya:
- Bisul. Daun Ciplukan sebanyak 1/2 genggam dicuci bersih lalu digiling halus. Turapkan pada bisul, lalu dibalut. Diganti 2 kali sehari
- Borok. Daun Ciplukan sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu digiling halus. Tambahkan air kapur sirih secukupnya, lalu diturapkan ke borok. Ganti 2 kali sehari
Buah ciplukan ((Physallisa angulata L) mengandung senyawa Fisalin dan Withanolid yang dapat menyembuhkan kanker.
"Fisalin dan Withanolid bersifat sitotoksik pada beberapa sel kanker dan
mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara, paru-paru, dan kanker
darah," kata mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM)
Yogyakarta Amelilinda Monikawati di Yogyakarta, Selasa.
Amelilinda bersama Inna Amandari dan Sofa Farida berhasil menguji
potensi kemopreventif ekstrak etanolik herba ciplukan pada sel kanker
payudara.
Berkat penelitian uji potensi antikanker pada ciplukan ketiga mahasiswa
Fakultas Farmasi UGM tersebut memenangi Kompetisi Pemilihan Peneliti
Remaja Indonesia (PPRI) bidang Ilmu Pengetahuan Alam 2010.
"Secara in vitro, penelitian tersebut berhasil menekan pertumbuhan sel
kanker hingga 20 persen. Dari penelitian-penelitian yang dilakukan
menguatkan hipotesis ciplukan memiliki potensi untuk dikembangkan
sebagai agen kemopreventif," katanya.
Tidak hanya secara in vitro, kata dia untuk mendukung penelitian potensi
ciplukan sebagai agen kemopreventif pada kanker payudara dilakukan pula
secara uji in vivo.
"Uji secara in vivo bertujuan untuk mengobservasi pengaruh ekstrak
etanolik herba pada hewan uji tikus betina galur Sprague Dawley,"
katanya.
Selama ini, kata dia pengobatan kanker payudara dengan kemoterapi
dinilai kurang efektif karena sering menimbulkan resistensi dan beberapa
efek samping.
"Efek samping dari kemoterapi seperti mual, muntah, toksisitas pada
jaringan normal, toksisitas pada jantung, dan menekan sistem imun,"
katanya.
Oleh karena itu, ia mengatakan dibutuhkan suatu alternatif terapi kanker
yang lebih aman, terjangkau, efektif, dan tidak membahayakan sistem
imun
Hanya saja, yang patut disayangkan, entah karena masih ada orang yang
belum mengerti akan khasiat tanaman obat, atau memang tidak tertarik
sama sekali untuk mengembangkan budaya ramuan tradisional, seringkali,
tanaman ini dibabat begitu saja seiring dengan pembersihan alang-alang
dan tumbuhan liar lainnya.
Sebaliknya, bagi Anda yang berminat untuk membudidayakan tanaman ini,
bisa dengan menggunakan bijinya. Biji disemai kemudian tanaman muda
dipindahkan ke tempat penanaman. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti
tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau dengan menjaga
kelembaban tanah. Di samping itu dibutuhkan pemupukan, terutama pupuk
dasar.
http://herbal-obat.blogspot.com
Manfaat Hailale dan Khasiat Bidara Upas
![]() |
| Tumbuhan widara upas |
Indonesia memiliki jumlah besar tanaman obat. Banyak dari mereka telah
dinilai oleh penelitian ilmiah. Tetapi pengetahuan tradisional yang
diwariskan dari generasi ke generasi juga umumnya dapat diandalkan.
Bidara Upas (Merremia mammosa ), nama lokal Blanar, widara upas (Jawa), hailale (Ambon).
Tumbuhan ini tumbuh liar di hutan, kadang di tanam di halaman dekat
pagar sebagai tanaman obat atau karena umbinya dapat dimakan. Tumbuh
dengan baik di daerah tropik dari dataran rendah sampai ketinggian 250
m.Merupakan tanaman merayap atau membelit yang panjangnya 3-6 m,
batangnya kecil bila dipegang agak licin dan warnanya agak gelap. Daun
tunggal, bertangkai panjang, berbentuk jantung, tepi rata, ujung
meruncing, panjang 5-12 cm, lebar 4-15 cm, warnanya hijau tua.
Perbungaan berbentuk payung menggarpu berkumpul 1-4 bunga, bentuknya
seperti lonceng berwarna putih, panjang 7-8 cm, dengan 4 helai kelopak.
Umbi berkumpul didalam tanah, mirip ubi jalar.
Warna kulit umbinya kuning kecoklatan, kulitnya tebal bergetah warna
putih, bila kering warnanya menjadi coklat.
Perbungaannya majemuk, yakni sejumlah 1-4 kuntum, membentuk payung,
berwarna putih, dan apabila menjadi buah, kelopaknya tidak gugur.
Bijinya berwarna kelabu sampai hitam, dengan pinggirannya yang berbulu
kecoklatan
Klasifikasi ilmiah Bidara Upas
- Kerajaan: Plantae
- (tidak termasuk) Eudikotil
- (tidak termasuk) Asteridae
- Ordo: Solanales
- Famili: Convolvulaceae
- Genus: Merremia
- Spesies: M. mammosa
- Nama binomial: Merremia mammosa
Menurut beberapa laporan, tumbuhan ini berasal dari Asia Tenggara yang
kemudian menyebar ke Indo-China, India, dan Asia Tenggara. Dibudidayakan
di Malaysia dan Jawa, untuk dimakan umbinya. Selanjutnya tumbuhan ini
menyebar ke Filipina, Ambon, dan Bali.
![]() |
| umbi bidara upas |
Habitat asal tumbuhan ini adalah di hutan. Kadang ditanam di halaman
dekat pagar sebagai tanaman obat atau karena umbinya dapat dimakan.
Tumbuh dengan baik di daerah tropik dari dataran rendah sampai
ketinggian 250 mdpl. Perbanyakan dengan stek batang atau menanam
umbinya. Selain itu, dapat pula ia diperbanyak dengan biji. Karena
kebiasaannya yang memanjat, ia perlu diberi pohon inang untuk tempat
merambat. Secara lokal, tumbuhan ini telah dinaturalisasi ke Madura.
Untuk di Jawa sendiri, tumbuhan ini masih dapat ditemui di dataran
tinggi hingga pada 500 mdpl.
Bila tanahnya kering dan tidak tergenang air serta gembur, beratnya
dapat mencapai 5 kg atau lebih. Warna kulit umbinya kuning kecoklatan,
kulitnya tebal bergetah warna putih, bila kering warnanya menjadi
coklat. Perbanyakan dengan stek batang atau menanam umbinya. Yang
dimaanfaatkan pada tumbuhan ini adalah Umbinya.
Kandungan kimia Damar, resin, pati, zat pahit, Anti radang,
menghilangkan sakit (analgetik), menghilangkan bengkak, pencahar
(laxative), menetralkan racun (antidote), penyejuk. Getah segar
mengandung zat oxydase (Anonim, 2005). Dalam pengobatan tradisional,
umbi Bidara Upas (M. mammosa (Lour.) Hall.f.) sering digunakan terapi
pengobatan kanker. Kandungan zat oksidase pada getah segar Bidara Upas
(M. mammosa (Lour.) Hall.f.) juga diduga memiliki peran dalam pengobatan
kanker alternatif.
Bagian dari tumbuhan bidara upas yang dijadikan obat adalah umbinya,
yang baru pada awal abad ke-20 dimanfaatkan. Sayangnya, tumbuhan ini
tidak dapat dijadikan makanan/sumber karbohidrat. Umbi tumbuhan ini
bersifat sejuk, analgesik, dan bisa mentralkan racun. Bidara upas dapat
menyembuhkan afeksi tenggorokan dan organ pernafasan. Secara turun
temurun, di Madura rebusan umbi bidara upas digunakan untuk menyembuhkan
penyakit tuberkolosis. Setelah diadakan percobaan, bidara upas dapat
menyembuhkan penyakit tuberkolosis dan tidak menyebabkan kematian kepada
hewan yang diujicobakan, yakni mencit.
Selain itu pula, bidara upas adalah tumbuhan yang diketahui efek farmaklogisnya oleh PT Eisai Indonesia
bahwa dapat mencegah penggandaan virus HIV, walau demikian, tumbuhan
ini tidak dapat menghilangkan virusnya. Getah dari tumbuhan ini juga
mengandung resin, yang kemungkinan itulah dapat menyembuhkan penyakit
organ pernafasan. Parutan umbi tumbuhan ini dapat digunakan untuk
memperbanyak ASI. Bidara upas diketahui mengandung polifenol,
triterpenoid, terpenoid, dan flavonoid. Sementara itu, getah segar
tumbuhan ini mengandung zat oksidase.
Serat batang tumbuhan ini dapat juga digunakan untuk bahan pakaian,
karena mengkilat seperti kain satin dan memberikan rasa sejuk kepada
pemakai
Manfaat dan Khasiat Bidara Upas:
- Bidara Upas adalah sebagai : Laktagog, Antiinflamasi, Antipiretik- Demam, batuk, serak.
- Difteri, Radang tenggorok, radang paru, radang usus buntu.
- Typhus, sembelit, buang air besar darah dan lendir.
- Muntah darah.
- Kencing manis (DM), Batu kandung kencing, Keracunan makanan, gigitan ular.
- Kanker, kusta, syphilis (Lues).
Selain diminum langsung sari perasan umbinya dan dalam bentuk ekstrak ada juga beberapa Resep Tradisional Bidara Upas:
- Batuk seratus hari. Menyediakan kaki Bidara upas sebesar 1 / 2 jempol yang bersih, dan jahitan seduh dengan air panas, mengaduk-aduk lalu didinginkan. Saring dan tambahkan sedikit madu. Minum. Buatlah ramuan ini 3 kali sehari. Bisa juga menggunakan ramuan lidah buaya. Lidah buaya dikupas kulitnya dan mengambil daging dari dua jari, dan kemudian dicincang. Tambahkan air hangat dan madu, dan diberikan kepada anak 1-2 kali sehari.
- Batuk karena angin atau dahak sulit keluar. Sediakan 1 bawang merah, iris butir, 1 ruas jari jahe parut dan air kemudian meremas, 7 butir adas manis, 1 ruas jari kunyit dan meremas dan air parut, 1 sdm air jeruk nipis, dan 1 / 2 cangkir air. Masukkan semua bahan di cangkir, dan uap dan kemudian disaring. Minum 3 kali sehari masing-masing 2 tsp.
- Batuk berlendir. Campurkan air jahe 1 sendok makan air 1 sendok makan kunyit, 1 siung bawang putih, iris, 1 sendok makan air jeruk nipis, 1 sendok makan madu dan 3 sendok makan air, kemudian dikukus. 3-4 kali sehari yang diberikan kepada 2 tsp.
- Mimisan. Lembar daun sirih yang telah dicuci bersih, spiral dan masukan ke hidung anak. Untuk perawatan tubuh dengan bahan-bahan: 1 / 2 jempol umbi Bidara upas yang sudah bersih diparut dan masukan satu cangkir air panas, kemudian disaring, dan setelah dingin yang diberikan kepada anak-anak ditambah sedikit madu.
- Memar. Rendam 1 sendok makan beras.hancurkan kencur bersama-sama dan memberikan sedikit garam. Setelah halus, paste pada bagian yang bengkak.
- Radang usus buntu : 1/4 jari umbi dicuci bersih lalu diparut dan diremas dengan 1 sendok makan air gula, kemudian diperas dan disaring Ialu diminum. Sehari 2 kali.
- Muntah darah, typhus: Umbi segar secukupnya dicuci bersih lalu diparut, peras dengan sepotong kain sampai terkumpul sebanyak 1 gelas kecil. Minum.
- Buang air besar darah dan lendir : 50 g umbi dicuci lalu dipotong-potong, tambahkan gula jawa secukupnya, godok dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sedikit-sedikit.
- Difteri : Umbi segar secukupnya, dicuci lalu diparut, peras dengan sepotong kain sampai terkumpul 1 gelas kecil. Dipakai untuk kumur-kumur di tenggorokan selama 23 menit, lalu ditelan.
- Serak, batuk kering: Umbi segar sebesar 1 jari tangan dicuci bersih, dipotong tipis-tipis lalu dikunyah. Lakukan 3-4 kali dalam sehari.
- Batuk : 100 g umbi segar dicuci lalu diparut, tambahkan sirop gula batu secukupnya, diaduk sampai merata lalu diperas dan disaring, minum.
- Batuk rejan: 1/2 jari umbi segar dicuci lalu diparut, diremas dengan 2 sendok makan air masak dan 1 sendok makan madu, peras dan saring, minum. lakukan 2 kali sehari.
- Kencing manis: 100 g umbi segar dicuci bersih Ialu diparut, peras dengan sepotong kain. Minum setiap pagi, 1/2 jam sebelum makan.
- Keracunan makanan: Umbi segar secukupnya dicuci bersih Ialu diparut, peras dengan sepotong kain sampai terkumpul 1/2 gelas. Minum.
- Kanker, kusta (Morbqs Hanson): 3/4 jari umbi segar dicuci lalu diparut, tambahkan 4 sendok makan air matang dan 2 sendok makan madu. Diaduk merata, lalu diperas dengan sepotong kain, dibagi untuk 3 kali minum yang habis dalam sehari.
- Luka-luka di kulit : Umbi segar dicuci lalu diiris tipis-tipis, letakkan di atas luka.
- Melancarkan pengeluaran ASI: Umbi segar dicuci bersih lalu diparut, borehkan disekeliling payudara.
- Luka bakar: Umbi segar dicuci bersih lalu diparut, bubuhkan diatas luka bakar, bila perlu dibalut.
- Gigitan ular: Umbi segar dicuci lalu diparut sampai menjadi adonan seperti bubur.Tempelkan diatas luka gigitan, lalu dibalut.
- Syphilis (lues): 1 jari umbi segar dicuci bersih lalu diparut, tambahkan 2 sendok makan air masak dan 1 sendok makan madu murni, peras dan saring, minum. Lakukan 3 kali sehari.
- Batu kandung kencing / kencing batu: 10 g umbi bidara upas, 10 g daun kumis kucing, 15 g daun keji beling, dicuci lalu umbi dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 1 liter air, sampai tersisa 150 cc. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 x 50 cc.
demikianlah Manfaat Hailale dan Khasiat Bidara Upas, semoga bermanfaat.
http://herbal-obat.blogspot.com
![]() |
| Sambiloto (Andrographis paniculata) |
adalah sejenis tanaman herba dari famili Acanthaceae, yang berasal dari
India dan Sri Lanka. Sambiloto juga dapat dijumpai di daerah lainnya,
seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, serta beberapa tempat di benua
Amerika. tumbuhan sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa
terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter.
Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke
selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian
ditemukan Jawa. Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700
meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan
2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius.
Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama. Nama daerah untuk sambiloto antara lain:
- sambilata (Melayu);
- ampadu tanah (Sumatera Barat);
- sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah);
- ki oray (Sunda);
- pepaitan (Madura),
- nama asingnya Chuan xin lien.
Genus Andrographis memiliki 28 spesies herba, namun hanya sedikit yang
berkhasiat medis, salah satunya adalah Andrographis paniculata
(sambiloto). Daun sambiloto banyak mengandung senyawa Andrographolide,
yang merupakan senyawa lakton diterpenoid bisiklik. Senyawa kimia yang
rasanya pahit ini pertama kali diisolasi oleh Gorter pada tahun1911.
Andrographolide memiliki sifat melindungi hati (hepatoprotektif), dan
terbukti mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan
parasetamol. Khasiat ini berkaitan erat dengan aktifitas enzim-enzim
metabolik tertentu. Sambiloto telah lama dikenal memiliki khasiat medis.
![]() |
| tumbuhan Sambiloto |
Ayurveda adalah salah satu sistem pengobatan India kuno yang
mencantumkan sambiloto sebagai herba medis, dimana sambiloto disebut
dengan nama Kalmegh pada Ayurveda.
Selain Manfaat dan Khasiat melindungi hati, sambiloto juga dapat menekan
pertumbuhan sel kanker. Hal ini disebabkan karena senyawa aktifnya,
yakni Andrographolide, menurunkan ekspresi enzim CDK4 (cyclin dependent
kinase 4).
Manfaat duan sambiloto dapat mengatasi hepatitis, infeksi saluran
empedu,disentri basiler, tifoid, diare, influenza, radang amandel
(tonsilitis), abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas
(bronkhitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga
tengah (OMA), radang usus buntu, sakit gigi,demam, malaria,kencing nanah
(gonore), kencing manis (DM), TB paru, skrofuloderma, batuk rej an
(pertusis), sesak napas (asma), darah tinggi (hipertensi), kusta (morbus
hansen = lepra), leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe
bongkrek, makanan laut, kanker: penyakit trofoblas seperti kehamilan
anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas),
serta tumor paru.
Cara Pemakaian Daun Sambiloto :
- keringkan terlebih dahulu daun sambiloto sebanyak 10-20g, bisa direbus atau digiling hingga halus lalu diseduh, minum 3-4 kali sehari atau 4-6 tablet apabila serbuk yang halus tadi dimasukan ke dalam kapsul.
- untuk mengobati kanker digunakan cairan infus, injeksi, atau tablet.
- Untuk pemakaian luar, daun segar direbus lalu airnya digunakan untuk cuci atau digiling halus dan dibubuhkan ke tempat yang sakit, seperti digigit ular berbisa, gatal-gatal, atau bisul.
Manfaat Daun Sambiloto Untuk Kesehatan Dan Tata Cara Pemakaiannya:
- Tifoid. Daun sambiloto segar sebanyak 10 – 15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari
- Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.
- Disentri Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3 – 4 menit, lalu ditumbuk dan diperas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.
- Influenza, sakit kepala, demam Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3 – 4 kali sehari.
- Demam Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.
- TB paru Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini Ialu diminum dengan air matang. Sehari 2 – 3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.
- Batuk rejan (pertusis), darah tinggi Daun sambiloto segar sebanyak 5 – 7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.
- Radang paru, radang mulut, tonsilitis Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.
- Faringitis Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.
- Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi Herba sambiloto segar sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.
- Kencing manis Daun sambiloto segar sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ 3/4 gelas.
- Tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga air rebusan yang tersisa di perkirakan tinggal 1 gelas lalu diminum air rebusannya.
- Radang tenggorokan dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus dengan 2-3 gelas air sampai mendidih hingga air rebusan yang tersisa di perkirakan tinggal 1 gelas lalu diminum air rebusannya. Bila ada dapat di tambahkan dengan 3-5 lembar daun sirih merah.
- Gigitan ular berbisa atau sengatanbinatang berbisa lainnya, Daun sambiloto dikunyah, airnya di telan dan sisanya di tempelkan pada luka terkena
- obat malaria. genggam daun sambilito direbus dengan 4 cangkir air sampai airnya tinggal separuh diminum setengah gelas 3 kali sehari.
demikian Manfaat Sambiloto dan segala Khasiat Daun Sambiloto, semoga bermanfaat.





















