Banyak orang yang mencoba kerja di rumah namun tidak perlu menunggu lama dia berhenti dan kembali kerja di kantor. Semangat saja tidak cukup, karena banyak orang yang bersemangat diawal tetap akhirnya berhenti juga. Dan, jumlahnya cukup banyak, jangan sampai Anda menjadi salah satunya.
Kegagalan itu sering terjadi karena pikirannya yang terkungkung, tidak terbuka. Katanya pikiran itu seperti parasut, hanya berfungsi jika terbuka. Salah satu contoh pikiran yang tidak terbuka adalah mereka yang selalu mengerjakan segalanya sendiri, tidak mau belajar menambah keterampilan dan pengetahuan, dan yang terakhir enggan berinvestasi untuk aset yang akan meningkatkan kemajuan usahanya.
Mitos: Bisnis Tanpa Modal
Tahukah Anda, bahwa keyakinan bahwa Anda bisa menjalankan bisnis tanpa modal adalah hanyalah mitos, bahkan mitos terbesar yang bisa menghalangi Anda untuk sukses. Yang benar adalah bisnis selalu membutuhkan modal, bisnis selalu membutuhkan investasi, dan harus ada yang Anda bayar untuk menjalankan bisnis Anda.Jika ada seorang penjual bakmi, yang asalnya dia hanya punya 1 gerobak, itu pun di trotoar pinggir jalan, sekarang dia sudah punya 4 restoran bakmi yang besar. Kenapa? Karena dia jelas mau berinvestasi untuk membuat restoran dan tidak dengan biaya sedikit.
Jika Anda beralasan, bahwa Anda tidak punya uang, bukan itu permasalahannya. Saya menemukan banyak orang yang kerja di rumah, dia punya uang, tetapi dia tidak mau mengeluarkan investasi untuk mengembangkan bisnisnya. Dia beralasan ingin bertahap saja dan tidak mau mengambil resiko.
Sebaliknya jika Anda tidak punya uang, tetapi ada kemauan untuk investasi membangun bisnis Anda, saya yakin Anda akan menemukan caranya. Bisa dari menabung, bisa dari meminjam, dan apa pun caranya, Anda akan mendapatkan modal untuk investasi.
Kehilangan Uang VS Kehilangan Waktu
Seringkali kita lebih suka kehilangan waktu daripada kehilangan uang. Sebagai contoh banyak sekali orang yang menghabiskan waktunya untuk mengerjakan semua detail usahanya. Misalnya orang yang membuka warung makan, dia mengurus administrasi, mencatat keuangan, cuci piring, ikut masak, menyebarkan brosur untuk promosi, dan sebagainya.Karena dia lakukan sendiri, maka dia akan menghabiskan banyak waktu untuk membangun usahanya. Dia akan kehilangan banyak waktu. Padahal, diantara pekerjaan itu bisa dilakukan oleh orang yang Anda bayar. Anda bisa menghemat waktu dengan cara membayar. Sehingga waktu Anda lebih leluasa untuk mengerjakan hal yang lebih bernilai atau memberikan hasil yang lebih besar.
Satu lagi yang perlu perhatikan, jika Anda kehilangan uang karena kesalahan atau gagal dalam investasi (misalnya pemasaran), maka uang itu bisa Anda cari lagi. Namun, jika Anda kehilangan waktu bertahun-tahun, maka Anda tidak akan pernah bisa mengembalikan waktu itu. Jangankan bertahun-tahun, satu detik pun tidak bisa kembali.
Inilah Kunci Percepatan
Saya akan berikan ilustrasi. Misalnya Anda ingin promosi rumah makan Anda dengan cara yang murah bahkan tidak perlu mengeluarkan uang. Anggaplah keuntungan rumah makan Anda naik sebesar Rp 500.000 per bulan.Sementara ada cara promosi lain, yang harus mengeluarkan biaya Rp 2.000.000, namun Anda bisa lebih santai, dan dari promosi itu bisa meningkatkan keuntungan menjadi Rp 1.000.000 per bulan.
Jika dihitung dalam setahun, maka keuntungan rumah makan hasil promosi berbayar adalah Rp 12.000.000 memiliki selisih sekitar Rp 6.000.000 dibandingkan jika hanya melakukan promosi gratis. Anda bisa membeli keuntungan lebih besar, Rp 6.000.000 hanya dengan biaya Rp 2.000.000. Dan yang lebih penting lagi, waktu Anda masih bisa digunakan untuk melakukan hal lain yang bisa menghasilkan uang juga.
Anda mungkin tidak perlu mengeluarkan uang, tetapi penambahan keuntungan Anda hanya Rp 6.000.000, sementara hanya dengan mengeluarkan uang Rp 2.000.000 keuntungan Anda bertambah menjadi Rp 12.000.000.
Angka-angka diatas hanya ilustrasi yang menunjukan bagaimana kemauan investasi akan mempercepat kemajuan bisnis Anda. Anda mungkin gagal, promosi berbayar Anda mungkin akan gagal memberikan penambahan keuntungan, tetapi uang bisa dicari lagi dan Anda bisa segera mencoba teknik promosi yang lainnya lagi.
Sebaliknya jika Anda terus melakukan promosi gratis dan ternyata gagal, maka dua kerugian yang Anda alami, yaitu kehilangan banyak waktu untuk melakukan promosi dan Anda pun harus menunggu lagi mendapatkan tambahan keuntungan.
Anda Tidak Perlu Memulai Dari Nol
Bisnis atau usaha atau kerja di rumah mulai dari nol hanyalah mitos. Saya yakin Anda tidak sedang berada dalam posisi nol. Anda sekarang sudah punya aset dan keterampilan, maka gunakanlah untuk membangun usaha Anda. Kenapa harus dari nol?Anda bisa memanfaatkan apa yang sudah ada, baik itu aset, keterampilan, jaringan, pengetahuan, pengalaman, dan apa pun itu untuk mempercepat bisnis Anda. Anda bisa memanfaatkan apa yang sudah Anda miliki sebagai modal langsung usaha Anda atau untuk mencari uang tunai yang bisa Anda gunakan untuk mempercepat bisnis.
Jadi, sekarang sudah jelas, investasi untuk bisnis bukan masalah Anda punya uang atau tidak, tetapi adakah kemauan Anda untuk investasi.
Inilah Cara Menggunakan Uang Untuk Mempercepat Usaha Anda
- Pertama untuk pemasaran, mulai dari kemasan yang bagus, penampilan yang profesional, brosur yang bagus, membayar media, dan sebagainya. Sebab pemasaran adalah darahnya bisnis.
- Membayar karyawan. Mulailah membangun tim, jangan terjebak segalanya dilakukan sendiri. Sekalian membantu mengurangi pengangguran, keberadaan karyawan bisa mempercepat pertumbuhan bisnis Anda.
- Membayar outsourcing. Jika ada pekerjaan-pekerjaan yang bisa dilakukan pihak luar, maka bayarlah. Anda bisa bekerja secara paralel dan hasilnya lebih cepat bahkan lebih bagus jika Anda membayar pihak luar yang lebih baik daripada Anda.
Kesimpulan: Ini Formulanya
Usahakan Anda mendapatkan uang, apa pun caranya selama halal. Manfaatkan apa yang Anda miliki untuk mendapatkan modal. Kemudian gunakan uang itu untuk mendatangkan pembeli lebih cepat dan untuk mengurangi pekerjaan Anda. Inilah formula percepatan sukses kerja di rumah Andahttp://www.kerja-dirumah.info/
Thanks for reading & sharing ENDI NUGROHO

0 komentar:
Posting Komentar